Palestina

Detik-detik Israel Serang Para Pengantar Jenazah Wartawan Senior Shireen

Detik-detik Israel Serang Para Pengantar Jenazah Wartawan Senior Shireen

RUANGTENGAH.co.id, Yerusalem - Polisi Israel menyerang secara brutal iring-iringan orang yang mengantarkan jenazah wartawan senior Shireen Abu Aqleh dari rumah sakit menuju gereja Katholik di Kota Tua, Jumat (13/5).

Rombongan pelayat ini dibubarkan paksa oleh polisi Israel dengen pentungan, gas air mata dan granat kejut. Beberapa kali peti mati jenazah Shireen hampir terjatuh sebelum diusung kembali oleh para pelayat.

Israel telah membatasi jumlah para pelayat hanya 50 orang dan melarang mereka mengibarkan bendera Palestina. Sementara saat serangan terjadi, para pelayat terus meneriakan, “Palestina, Palestina!” Sebagian lagi berseru, “Kami akan mengorbankan jiwa dan darah kami untukmu Shireen!”

Polisi Israel juga merebut dan mengoyak bendera Palestina yang dibawa para pelayat.

Wartawan senior Shireen Abu Aqleh, 51 tahun, ditembak mati oleh pasukan Israel saat meliput serangan di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat pada hari Rabu (11/5). Ia ditembak dengan peluru tajam di bagian kepala meskipun mengenakan rompi bertuliskan “Pers” besar yang dengan jelas mengidentifikasi dia sebagai pekerja media.

Kematiannya telah mengejutkan Palestina dan memantik gelombang kritik secara global atas penargetan Israel terhadap para jurnalis.

[embed]https://twitter.com/khadljasays/status/1525068306251644930?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1525068306251644930%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es1_c10&ref_url=https%3A%2F%2Fenglish.alaraby.co.uk%2Fnews%2Fisraeli-police-attack-shireen-abu-akleh-funeral-procession[/embed]

Pemakaman

Jenazah Shireen akan dimakamkan di kompek pemakaman Gunung Sion di pinggiran Kota Tua, tidak jauh dari kuburan orangtuanya. Pemakaman dilakukan pada pukul 14.15 waktu setempat (11.15 GMT), menurut koresponden senior asing Inggris Al Jazeera Stefanie Dekker.

Polisi Israel telah ditempatkan dalam status siaga tinggi di Yerusalem, menurut radio Israel. Ratusan petugas intelijen dan polisi berpakaian preman telah dikerahkan dan sumber-sumber lokal mengatakan pos pemeriksaan telah dipasang di dekat Kota Tua.

Menjelang pemakaman, saudara laki-laki Shireen yaitu Anton Abu Aqleh dipanggil polisi Israel untuk diinterogasi di pemukiman Neve Yaakov di Yerusalem Timur pada Kamis sore, kata sumber yang dekat dengan keluarga tersebut.

Anton diperingatkan oleh intelijen Israel untuk tidak mengibarkan bendera Palestina atau bernyanyi di pemakaman. Anggota parlemen Palestina Osama Saadi dan Ahmad Tibi menemani Anton Abu Akleh selama penyelidikan.

Lanjutkan Serangan

Meski baru saja terjadi penembakan terhadai Shireen yang mengakibatkan kematiannya, namun pasukan Israel tetap melancarkan serangan di kamp pengungsi Jenin, menurut kantor berita resmi Palestiana, Wafa.

Israel melancarkan serangan rudal ke sebuah rumah di hari yang sama sesaat setelah penembakan Shireen. Sepuluh orang lebih terluka dan dilarikan ke rumah sakit, menurut laporan Alaraby. (RUTE/alaraby)

Tags: -

0 Komentar :

Belum ada komentar.