Internasional>Timur Tengah

Kota Jeddah Bersolek dengan Mural Kaligrafi

Kota Jeddah Bersolek dengan Mural Kaligrafi

RUANGTENGAH.co.id, Jeddah - Walikota Jeddah, Dr. Saleh Al Turki mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Oyoun Jeddah Charitable Association (OJCA) telah meluncurkan program pemasangan 50 mural kaligrafi Arab di seluruh penjuru kota. Termasuk di beberapa jalan layang utama.

Wakil walikota Jeddah untuk layanan masyarakat, A'idh Al Zahrani mengatakan bahwa program ini dalam rangka memeriahkan Hari Bahasa Arab Sedunia yang jauh pada setiap tanggal 18 Desember.

Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) secara resmi mengakui bahasa Arab sebagai bahasa internasional pada 18 Desember 1973. Inilah yang menjadi asal-muasal warga dunia memperingati 18 Desember sebagai Hari Bahasa Arab Sedunia.

Dengan program ini, pemerintah kota Jeddah bersama OJCA mempercantik wajah kota dengan lukisan dan mural kaligrafi Arab. Beberapa diantaranya memiliki panjang lebih dari 70 meter dan tinggi 3 meter.

Untuk semakin memperindah tampilannya, pemerintah mengaplikasikan warna-warna cerah pada setiap mural kaligrafi. [caption id="attachment_666" align="aligncenter" width="300"] Mural kaligrafi warna-warni menghiasi dinding jalur pejalan kaki di kota Jeddah. (foto:arabnews)[/caption]

pada bulan Januari lalu, Kementerian Kebudayaan Arab Saudi mengumumkan tahun 2020 sebagai tahun kaligrafi Arab. Pencanangan ini untuk mengangkat pentingnya perhatian terhadap bahasa Arab dan kekayaan budaya Arab.

Walikota Jeddah mengutarakan bahwa pihaknya selain menggandeng OJCA, juga telah menandatangani kerjasama dengan organisasi pemerintah, swasta dan badan amal lainnya untuk memeprindah lanskap kota. Jalanan utama, trotoar, gedung dan lapangan umum menjadi prioritas program.

Visi Saudi 2030

Walikota Al Turki juga menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi 2030 kerajaan Arab Saudi. Arab Saudi mencanangkan visi 2030 untuk mengurangi ketergantungan negara kerajaan tersebut terhadap minyak bumi, diversifikasi ekonomi, dan mengembangkan sektor pelayanan umum seperti pendidikan, kesehatan, ifrastuktur dan pariwisata.

Pangeran Saudi Muhammad bin Salman meluncurkan visi 2030 ini pada 25 April 2016. Upaya realisasi dari visi 2030 ini diperkirakan akan menelan anggaran $3,7 juta hingga $20 juta.

Lebih dari 500 juta orang di seluruh dunia menggunakan bahasa Arab untuk berkomunikasi. Bahasa yang memiliki lebih dari 12 juga kosa kata ini telah memperkaya bahasa lainnya di dunia seperti bahasa Turki, Persia, Spanyol, Kurdi, Urdu hingga Indonesia dengan kosakatanya. (RUTE/AA/arabnews)

Tags: -

0 Komentar :

Belum ada komentar.