RUANGTENGAH.co.id, Aljir - Pemerintah Aljazair menghadiahkan sebanyak 25.000 salinan Al-Qur’an kepada Masjid Agung Paris sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan spiritual komunitas Muslim di Prancis.
Menteri Kebudayaan Aljazair, Malika Bendouda, dalam pernyataan resminya pada Jumat, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan warga Aljazair serta minoritas Muslim yang tinggal di negara tersebut.
Ia juga mengungkapkan bahwa program serupa direncanakan akan diperluas ke komunitas Aljazair di berbagai negara Barat lainnya.
Apresiasi kepada Presiden dan Lembaga Percetakan
Dalam kesempatan tersebut, Bendouda menyampaikan apresiasi kepada Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune atas komitmennya dalam mendukung pencetakan Al-Qur’an secara rutin setiap tahun.
Ia juga mengungkapkan kepuasan atas penunjukan Institut Nasional Seni Percetakan (ENAG) sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam proyek ini. Menurutnya, lembaga tersebut telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kualitas dan estetika pencetakan Al-Qur’an.
Komitmen Kualitas dan Tradisi Mushaf Aljazair
Bendouda turut memuji para tenaga ahli dan staf ENAG yang selama bertahun-tahun mengembangkan kualitas pencetakan Al-Qur’an, khususnya dalam riwayat Warsh yang menjadi ciri khas mushaf Aljazair.
Ia menekankan bahwa hasil cetakan tidak hanya mengedepankan keindahan visual, tetapi juga kualitas yang mampu bersaing secara internasional.
“Pertama-tama, kita harus bangga dengan staf dan para ahli Institut Nasional Seni Cetak; mereka telah bekerja selama bertahun-tahun untuk meningkatkan kualitas pencetakan Al-Qur’an dalam riwayat Warsh dan dalam gaya Mushaf Aljazair,” ujarnya.
Pemerintah Aljazair, lanjut Bendouda, akan terus berkomitmen memenuhi kebutuhan pencetakan Al-Qur’an dengan standar tinggi, sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan keagamaan bagi umat Muslim di berbagai belahan dunia. [RUTE/IQNA]
0 Komentar :
Belum ada komentar.