Internasional

Israel-AS Bom Sekolah Dasar di Teheran, Korban Jiwa 165 Mayoritas Anak-Anak

Israel-AS Bom Sekolah Dasar di Teheran, Korban Jiwa 165 Mayoritas Anak-Anak
Beberapa dokumentasi foto para korban yang masih kanak-kanak. (gambar : MEE)

RUANGTENGAH.co.id, Teheran - Serangan udara yang dilaporkan melibatkan Amerika Serikat dan Israel menghantam sebuah sekolah dasar di Iran selatan pada Sabtu pagi (28/2/2026), menewaskan sedikitnya 165 orang, sebagian besar di antaranya anak-anak.

 

Serangan tersebut terjadi di Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh yang terletak di kota Minab, Provinsi Hormozgan. Informasi mengenai identitas korban dihimpun oleh Middle East Eye (MEE), yang berhasil mengumpulkan nama dan usia sejumlah korban tewas.

 

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, termasuk Federasi Senam Iran, daftar tulisan tangan dari lokasi kejadian, serta laporan Tasnim News Agency, sedikitnya 61 korban telah berhasil diidentifikasi.

 

Dua Kali Bom Udara

 

Menurut keterangan petugas penyelamat dan keluarga korban yang diwawancarai MEE, serangan tersebut terjadi dalam dua gelombang. Rudal kedua dilaporkan menghantam lokasi yang sama saat para korban tengah berusaha menyelamatkan diri.

 

Minab funeral 1.jpgKesedihan orang tua korban. (Gambar : MEE)

 

“Ketika bom pertama menghantam sekolah, salah satu guru dan kepala sekolah memindahkan sekelompok siswa ke ruang doa untuk melindungi mereka,” kata salah satu petugas medis Bulan Sabit Merah.

 

Upaya menyelamatkan para siswa tersebut berakhir tragis setelah serangan kedua menghantam lokasi yang dijadikan tempat berlindung.

 

“Kepala sekolah menghubungi orang tua dan menyuruh mereka datang menjemput anak-anak mereka. Tetapi bom kedua juga menghantam area itu. Hanya sebagian kecil dari mereka yang berlindung yang selamat,” sambungnya.

 

Kesaksian lain dari seorang anggota staf sekolah menggambarkan kepanikan yang terjadi saat serangan berlangsung.

 

“Saya merasa seperti bisu. Saya tidak bisa berbicara,” kata seorang anggota staf kepada MEE. “Anda bisa mendengar suara anak-anak menangis dan menjerit,” imbuhnya.

 

Puluhan Korban Telah Teridentifikasi

 

Dari daftar yang dihimpun MEE, korban yang telah diidentifikasi terdiri dari 25 anak laki-laki, 26 anak perempuan, delapan perempuan dewasa, satu pria dewasa, serta seorang bayi berusia dua bulan.

 

Iran school graves.jpgPemerintah Iran menyiapkan tempak pemakaman bagi para korban di satu lokasi. (Gambar : MEE)

 

Sebagian besar korban merupakan siswa sekolah dasar yang berada di lingkungan sekolah saat serangan terjadi. Di antara korban yang tercatat antara lain Hana Dehqani (8 tahun), Reza Habashian (7 tahun), Arya Bahadori (9 tahun), Zahra Bahrami (7 tahun), Athena Chamani-nezhad (6 tahun), Sara Shayesteh (5 tahun), serta Mahna Zarei, bayi berusia dua bulan.

 

Selain anak-anak, sejumlah orang dewasa yang diyakini merupakan staf sekolah dan warga sekitar juga termasuk dalam daftar korban.

 

Tragedi ini menambah panjang daftar korban sipil dalam konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah, sekaligus memicu kecaman luas dari berbagai pihak yang menyoroti tingginya jumlah korban anak-anak dalam serangan tersebut. [RUTE/MEE]

Tags:

0 Komentar :

Belum ada komentar.