RUANGTENGAH.co.id, Tasikmalaya - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Pesantren Muhammadiyah Al Furqon menggelar acara Tarhib Ramadhan, yang diisi dengan ceramah dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk perwakilan dari Dikdasmen, DPR RI Komisi X, LP2M, PWM Jawa Barat, PWA, PDM se-Jawa Barat, Kepala KCB Dinas 12, perwakilan Bupati, Ketua PDM Kabupaten Tasikmalaya, BPP, serta Muspinda-Muspika. Turut hadir pula para wali santri yang antusias mengikuti acara ini.
Para santri Pesantren Muhammadiyah Al Furqon turut menyambut para tamu dengan berbagai penampilan seni, seperti nasyid, atraksi Tapak Suci, serta tarian selamat datang.
Pembangunan Gedung Siti Walidah
Mudir Pesantren Muhammadiyah Al Furqon, Drs. H. Uum Syarif Usman, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Menteri serta para undangan. Ia juga memaparkan rencana pembangunan Gedung Siti Walidah Multifunction Hall, yang akan menjadi pusat kegiatan pendidikan dan ibadah di pesantren.
Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. bersama Mudir Pesantren Muhammadiyah Al Furqon, Drs. H. Uum Syarif Usman.
Gedung ini dirancang untuk menampung hingga 400 jamaah serta dilengkapi dengan fasilitas seperti perpustakaan, laboratorium bahasa, aula serbaguna, dan pusat kebugaran guna menunjang pembelajaran para santri.
Ketua PDM Kabupaten Tasikmalaya, Iwa Kurniawan, S.P, menekankan pentingnya peran pesantren Muhammadiyah dalam mencetak kader ulama. Ia juga berharap Menteri Pendidikan dapat berkunjung ke Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lainnya di Tasikmalaya.
Sementara itu, PWM Jawa Barat, Prof. Dr. Ahmad Dahlan, M.Ag., mengajak seluruh hadirin untuk menyambut Ramadhan dengan penuh suka cita, salah satunya dengan mendengarkan ceramah dari Mendikdasmen.
Ceramah: Pengaruh Shaum Ramadhan dalam Pendidikan Karakter Bangsa
Dalam ceramahnya yang bertajuk "Pengaruh Shaum Ramadhan dalam Pendidikan Karakter Bangsa", Prof. Dr. Abdul Mu'ti menekankan bahwa puasa merupakan bentuk investasi dalam kebaikan. Ia mengajak masyarakat untuk merasakan The Joy of Giving dan The Care to Save dengan menyisihkan sebagian rezeki selama Ramadhan untuk berwakaf, termasuk mendukung pembangunan Gedung Siti Walidah.
Ceramah tersebut diakhiri dengan berbagai informasi terkait kebijakan pendidikan nasional serta ajakan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pendidikan.
Suasana peletakan batu pertama Gedung Siti Walidah Multifunction Hall. (gambar : Istimewa)
Acara dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dari Mudir Pesantren kepada Mendikdasmen sebagai tanda penghormatan atas kunjungannya. Selain itu, dilakukan pula serah terima bantuan, di antaranya:
- Bantuan pembangunan dari JAMKRINDO.
- Penyerahan unit proyektor dari Ketua BSKAP.
- Tali Kasih dari Mendikdasmen.
- Bantuan dari H. Ichsanto selaku Badan Pembina Pesantren.
Sebagai puncak acara, prosesi peletakan batu pertama Gedung Siti Walidah Multifunction Hall dipimpin langsung oleh Mendikdasmen, didampingi DPR RI, LP2M PP, PWM, Mudir Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon, serta PDM Kabupaten Tasikmalaya.
Dengan mengawali prosesi dengan bacaan Basmalah, para hadirin memohon keberkahan dan kelancaran dalam pembangunan gedung yang diharapkan menjadi pusat pembelajaran dan ibadah bagi para santri.
Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan optimisme, menandai komitmen Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun generasi muda yang berakhlak mulia. [RUTE/HH]
0 Komentar :
Belum ada komentar.