Advertorial
RUANGTENGAH.co.id, Garut — Bencana tanah longsor dan angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Garut dan Sumedang, Jawa Barat, meninggalkan dampak serius bagi masyarakat. Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga menimbulkan korban jiwa.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Garut menyalurkan bantuan kepada karyawan dan nasabah PNM Mekaar yang terdampak bencana. Bantuan tersebut diberikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, PNM Peduli.
Penyaluran bantuan difokuskan di sejumlah wilayah terdampak, antara lain Kecamatan Cibiuk di Kabupaten Garut, serta Kecamatan Sumedang Selatan, Wado, Pamulihan, dan Sukasari di Kabupaten Sumedang.
Bantuan Kebutuhan Pokok dan Dukungan Moril
PNM Cabang Garut menyalurkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari kebutuhan pokok hingga dukungan sosial bagi para korban.
Bantuan diberikan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak, khususnya karyawan dan nasabah PNM Mekaar yang mengalami kerusakan tempat tinggal, kehilangan harta benda, hingga berduka akibat kehilangan anggota keluarga.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PNM untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat, sekaligus memperkuat nilai kepedulian terhadap sesama.
Pemimpin Cabang PNM Garut, Sumawinata, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban.
“Kami turut prihatin atas bencana ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak, dan mereka diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Kisah Duka di Balik Bencana
Di balik bantuan yang disalurkan, tersimpan kisah duka dari para korban. Salah satunya datang dari Apong Suryani, nasabah PNM Mekaar di Kecamatan Pamulihan, yang terdampak langsung oleh tanah longsor dan harus kehilangan suaminya dalam peristiwa tersebut.
Dengan suara penuh haru, ia mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
“Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Musibah ini sangat berat bagi keluarga kami, terlebih saya harus kehilangan suami. Kehadiran dan kepedulian ini memberi kami kekuatan untuk bertahan,” tuturnya.
Harapan Pemulihan dan Kebersamaan
PNM berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Lebih dari itu, perusahaan juga mendorong semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat agar para korban dapat bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
Di tengah duka dan kerusakan yang ditinggalkan bencana, kepedulian dan solidaritas menjadi penguat utama bagi masyarakat untuk melangkah kembali. [RT]
0 Komentar :
Belum ada komentar.