RUANGTENGAH.co.id, Bandung - Ketua Sarikat Penyelenggara umrah Haji Indonesia (SAPUHI) DPD Jawa Barat, Ustad Sandra Yusuf menyatakan dukungannya terhadap program Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjadikan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sebagai hub penerbangan umrah dan haji Jawa Barat.
Hal ini ia ungkapkan di sela-sela penyelenggaraan Travel Fair Kertajati Airport yang berlangsung di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, pada Jumat–Sabtu, 6–7 Februari 2026.
“Kami sangat mendukung program Gubernur KDM (Kang Dedi Mulyadi) untuk mengoptimalkan peran Bandara Kertajati ini sebagai pusat penerbangan haji dan umrah Jawa Barat,” ungkapnya.
“Ini adalah gagasan yang sangat positif dan perlu untuk diikuti dengan kebijakan yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Senada dengan itu, Ketua SAPUHI Jabar sebelumnya, Zainurrofiq mengutarakan bahwa program ini penting untuk didukung oleh seluruh travel haji dan umrah. “Karena optimasisasi BIJB Kertajati untuk umrah dan haji Jawa Barat ini merupakan cita-cita para pendahulu kita di dunia travel,” sambung pemilik dari PT Spidest Internasional ini.
Zainurrofieq menambahkan bahwa Bandara Kertajati memiliki keistimewaan tersendiri diantaranya unggul secara operasional, jam penerbangan yang bisa fleksibel dan kemudahan parkir pesawat. “Sejumlah keunggulan ini akan lebih optimal lagi jika didukung dengan konsistensi penerbangan dan kebijakan harga yang kompetitif,” lanjutnya.
Ia berharap gagasan BIJB Kertajati menjadi hub pemberangkatan haji dan umrah Jawa Barat ini segera terwujud. Karena ia meyakini bahwa hal ini akan memberikan dampak yang baik bagi Bandara Kertajati sendiri dan masyarakat.
Sementara, Executive General Manager BIJB Kertajati, Nuril Huda menjelaskan pihaknya tengah menggencarkan promosi untuk menarik minat jamaah umrah agar menggunakan fasilitas penerbangan Kertajati sebagai titik keberangkatan.
“Promosi ini diwujudkan dalam acara Travel Fair Kertajati Airport yang bertujuan menarik masyarakat Jabar umumnya dan sekitar Ciayumajakuning khususnya, untuk bisa terbang umrah melalui Kertajati,” jelas Nuril.
Travel fair di Bandara Kertajati ini menjadi langkah awal penguatan layanan penerbangan umrah dan haji. BIJB menggandeng pencarter pesawat yang bekerja sama dengan Garuda Indonesia untuk membuka penerbangan umrah berjadwal.
Penerbangan direncanakan mulai berjalan pada musim umrah 2026/2027 setelah musim haji berakhir sekitar Juli 2026, dengan skema reguler selama satu musim penuh. Pada tahap awal, penerbangan akan beroperasi satu kali per pekan dengan sasaran jamaah Jawa Barat.
Pengelola memastikan seluruh fasilitas bandara siap melayani umrah dan haji. Pada musim haji tahun ini, Kertajati juga akan melayani sekitar 40 kloter penerbangan, sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali aktivitas bandara. [RUTE]
0 Komentar :
Belum ada komentar.