RUANGTENGAH.co.id, Jakarta - Wihdah Azhariah Indonesia (WAZIN), organisasi perempuan alumni Universitas Al Azhar Mesir, menggelar Pertemuan Akbar Perdana di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Sabtu (22/2/2025).
Acara ini dihadiri hampir 150 peserta dari berbagai angkatan, daerah, dan profesi, termasuk peserta yang bergabung secara daring. WAZIN hadir sebagai wadah bagi perempuan Indonesia lulusan Al-Azhar Kairo untuk bersinergi dalam dakwah, pendidikan, dan pengabdian masyarakat.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus menetapkan landasan organisasi dengan pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta pemilihan kepengurusan perdana.
Sidang pengesahan AD/ART berlangsung dengan penuh antusiasme dan menghasilkan keputusan mufakat. Presidium sidang yang terdiri dari Athia Tsafitri Awal, Lc., M.Ag (Banten), Ani Laily Khoironi, Lc. (Jakarta), dan Nurjannah Hiola, Lc., M.Pd. (Gorontalo) memimpin jalannya pemilihan kepengurusan.
Hasilnya, Dr. Hj. Elly Warti Maliki, Lc., M.A. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum WAZIN periode 2025-2029.
Dalam sambutannya, Dr. Elly menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi langkah nyata dalam membangun sinergi alumni untuk kebermanfaatan yang lebih luas.
“Semua itu akan terwujud bila seluruh alumni perempuan bersatu. Wazin yajma'una wa yuwahhiduna (Wazin mengumpulkan dan mempersatukan kita),” ujarnya saat memberikan sambutan.
Acara ini juga menampilkan sesi diskusi dan temu wicara mengenai kontribusi alumni perempuan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, sosial, dan ekonomi. Para peserta berbagi gagasan dan pengalaman guna memperkuat peran alumni dalam pembangunan masyarakat.
Wakil Sekjen Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, Willy O. Syahruddin, Lc., M.A., menyatakan dukungan penuh terhadap WAZIN. Ia menekankan bahwa keberadaan organisasi ini sejalan dengan misi Al Azhar untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, baik secara individu maupun kelembagaan.
“Selamat berkiprah dan mengabdi, dengan harapan WAZIN dapat mempersatukan para Azhariah untuk Indonesia yang lebih baik,” ungkapnya.
Dai kondang Ustadz Dr. Abdul Somad Batubara, Lc., M.A. (UAS) turut memberikan apresiasi atas terbentuknya WAZIN. Ia mengingatkan bahwa semangat kebersamaan yang dulu terjalin di Kairo melalui organisasi WIHDAH, kini kembali hidup di Indonesia dalam wadah WAZIN.
“Mudah-mudahan ketika bersama muncul ide-ide untuk kebaikan peran Azhariyaat di Indonesia menuju Indonesia yang lebih baik. Tahniah, selamat dan berkah", ungkap UAS.
Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Dr. Hj. Oki Setiana Dewi, S.Hum., M.Pd., yang saat ini tengah menempuh studi di Universitas Al Azhar dan juga memimpin Pesantren Tahfidz Maskanul Huffadz Kairo, menyambut baik kehadiran WAZIN.
Oki berharap organisasi ini dapat mengangkat kiprah perempuan alumni Al-Azhar yang selama ini belum banyak terekspos.
“WAZIN adalah wadah yang akan memperlihatkan potensi luar biasa para Azhariah di Indonesia,”* tuturnya.
Dengan terselenggaranya Pertemuan Akbar ini, WAZIN diharapkan semakin solid dalam membangun bangsa, memperkuat nilai keilmuan dan kebersamaan, serta meneguhkan moderatisme Islam di Indonesia. [RUTE/SAD]
0 Komentar :
Belum ada komentar.