Nasional

Gus Faiz Terpilih Sebagai Ketua Umum MUI DKI Jakarta, Usung 9 Program Khidmat

Gus Faiz Terpilih Sebagai Ketua Umum MUI DKI Jakarta, Usung 9 Program Khidmat
KH Muhammad Faiz Syukron Makmun terpilih sebagai Ketum MUI DKI Jakarta 2023-2028. (gambar : muidigital)

RUANGTENGAH.co.id, Jakarta - KH Muhammad Faiz Syukron Makmun terpilih sebagai Ketua Umum MUI DKI Jakarta dalam Musyawarah Daerah (Musda) X yang digelar pada 5-6 Desember 2023 di Puncak, Bogor, Jawa Barat. 

 

Gus Faiz, sapaan akrab beliau, terpilih sebagai Ketua Umum MUI DKI Jakarta masa bakti 2023-2028. Pemilihan tersebut digelar secara tertutup oleh Tim Formatur yang terdiri dari 13 tokoh yang memiliki hak suara. 

 

Gus Faiz merupakan Katib Syuriah PBNU dan pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Gus Faiz juga merupakan Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat. Dengan latar belakang ini, putra dari KH Syukron Makmun ini dinilai sebagai figur yang tepat untuk menjadi Ketua Umum MUI DKI Jakarta. 

 

Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Umum MUI DKI Jakarta, Gus Faiz menyampaikan tekad dan komitmennya melaksanakan program-program yang berpedoman pada 9 Khidmat MUI. 

 

"Kita sesuaikan dengan khidmat MUI," kata Gus Faiz dalam keterangannya seperti dilansir MUIdigital. 

 

9 khidmat MUI tersebut dimaksudkan untuk menyelesaikan dua amanah dan persoalan. Masalah pertama adalah bagaimana menguatkan amar ma’ruf nahi mungkar. Masalah ini disadari oleh rendahnya pemahaman keagamaan berbasis keimanan dan akhlak yang berdampak pada dekadensi moral dengan semakin terbukanya ruang kemungkaran serta kemaksiatan di DKI Jakarta. 

 

Kedua, kata Gus Faiz, adalah masalah persoalan kemiskinan kota dan rendahnya pembangunan kualitas sumberdaya manusia Muslim di DKI Jakarta. 

 

“Persoalan ini memicu kemungkaran akibat kefakiran. Untuk mengatasi persoalan ini, pemberdayaan umat untuk mencapai taraf hidup dan ekonomi masyarakat yang lebih baik akan menjadi perhatian khusus dari MUI DKI Jakarta, ” ungkapnya. 

 

Gus Faiz menyampaikan, 9 khidmah MUI DKI Jakarta itu meliputi Diniyah (keagamaan), Irsyadiyah (memberi arahan), Istijabiyah (responsif), Hurriyah (independen), Ta'awuniyah (tolong menolong), Syuriah (permusyawaratan), Tasamuh (toleran dan moderat), Qudwah/qiyadah (kepeloporan) dan Dualiyah (mendunia).

 

MUI DKI Jakarta kemudian akan menyusun bidang-bidang yang terdiri dari Fatwa, Pendidikan dan Kaderisasi, Pengkajian dan Penelitian, Ukhuwah dan Kerukunan Umat BEragama, Dakwah, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Pemberdayaan Perempuan Remaja dna Keluarga, Informasi dan Komunikasi, Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), serta Pembinaan Seni Budaya Islam. 

 

“Di jajan kepengurusan akan ada LPPOM MUI DKI Jakarta, Gerakan Nasional Anti Narkoba (Gannas Annar), Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB), serta Lembaga Kesehatan (LK) MUI DKI Jakarta, ” paparnya. (RUTE/MUI)

0 Komentar :

Belum ada komentar.