Nasional

Al Washliyah Siap Gelar Muktamar XXIII Juli 2026, Soroti Penguatan Ekonomi Umat

Al Washliyah Siap Gelar Muktamar XXIII Juli 2026, Soroti Penguatan Ekonomi Umat
(Gambar : Kabar Washliyah)

RUANGTENGAH.co.id, Jakarta — Organisasi kemasyarakatan Islam Al Jam’iyatul Washliyah dijadwalkan akan menggelar Muktamar XXIII pada 7–10 Juli 2026 di Jakarta. Agenda lima tahunan ini diproyeksikan menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran organisasi, khususnya dalam bidang ekonomi umat dan konsolidasi internal.

Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah, KH Masyhuril Khamis, menegaskan bahwa muktamar kali ini akan menitikberatkan pada penguatan ekonomi umat sebagai benteng menjaga akidah di tengah tantangan zaman.

Menurutnya, kondisi ekonomi yang lemah dapat berdampak pada ketahanan spiritual umat, sehingga perlu perhatian serius dari seluruh elemen organisasi. “Di samping pembinaan akidah dan akhlak, gerakan penguatan ekonomi umat harus menjadi fokus utama,” ujarnya.

Digelar di Jakarta, Libatkan Ribuan Peserta

Laman resmi Al Washliyah melaporkan bahwa pelaksanaan muktamar direncanakan berlangsung di Jakarta, dengan sejumlah opsi lokasi seperti Asrama Haji Pondok Gede maupun Jakarta Convention Center (JCC) untuk acara pembukaan.

Panitia memperkirakan kegiatan ini akan diikuti oleh lebih dari 900 peserta resmi dari seluruh Indonesia dan perwakilan luar negeri, serta dihadiri ribuan undangan pada sesi pembukaan.

Bahkan, panitia juga berharap Presiden Prabowo Subianto dapat hadir dan membuka secara resmi muktamar tersebut, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peran strategis ormas Islam dalam pembangunan nasional.

Adapun tema yang diusung dalam muktamar kali ini adalah, “Berkhidmat untuk Umat Menuju Indonesia Maju.”

Persiapan Dimatangkan, Bahas Agenda Strategis Organisasi

Sejumlah persiapan terus dimatangkan oleh panitia Steering Committee (SC) melalui rapat-rapat intensif yang digelar sejak April 2026. Dalam rapat tersebut, berbagai agenda penting mulai disusun, termasuk pembahasan draft Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), tata tertib, hingga materi strategis organisasi.

Ketua SC Muktamar XXIII, Dedi Iskandar Batubara, menegaskan bahwa seluruh materi harus disiapkan secara komprehensif agar pelaksanaan muktamar berjalan lancar tanpa polemik berarti.

Selain agenda utama, muktamar juga direncanakan akan diramaikan dengan kegiatan pendukung seperti halaqah ulama internasional, yang diharapkan dapat memperkuat posisi Al Washliyah di tingkat global.

Momentum Konsolidasi dan Penguatan Peran Umat

Muktamar XXIII ini tidak hanya menjadi forum tertinggi organisasi, tetapi juga dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal, mempertegas kontribusi Al Washliyah dalam kehidupan kebangsaan, serta merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan umat ke depan.

Dengan fokus pada penguatan ekonomi, pendidikan kewirausahaan, dan pemberdayaan umat, Al Washliyah berharap muktamar ini mampu melahirkan gagasan konkret yang berdampak luas bagi masyarakat. [RUTE]

0 Komentar :

Belum ada komentar.